Berita Terkini

KPU Gresik Tetapkan 394 Nama Lolos Seleksi Administrasi Calon PPK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Gresik mengumumkan nama-nama calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang lolos seleksi administrasi.  (Jumat, 2/12/2022) Pengumuman tersebut, disampaikan KPU melalui surat pengumuman dengan nomor 840/PP.04.1-Pu/3525/2022 tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Penitia Pemilihan Kecamatan untuk Pemilihan Umum tahun 2022. "Dari total pendaftar PPK yang mencapai 628 orang, KPU Gresik menetapkan 394 orang yang lolos tahap administrasi, dan berhak mengikuti tahapan pendaftaran PPK selanjutnya, yaitu seleksi tertulis," jelas Makmun Komisioner KPU Divisi Sosdiklih Parmas & SDM. Makmun juga menambahkan, dari 394 nama yang lolos, terdiri dari 271 pendaftar laki-laki, dan 123 pendaftar perempuan. "Kami mengapresiasi, partisipasi masyarakat Gresik yang cukup tinggi sebagai pendftar PPK, ini menjadi motivasi lebih bagi kami, dengan tingginya minat masyarakat yang ingin menjadi penyelenggara Pemilu," jelasnya. Dalam surat di atas, juga di jelaskan tentang kewajiban mengikuti tahapan selanjutnya bagi nama-nama yang lolos berupa seleksi tertulis. Seleksi tertulis sendiri, rencana akan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Manyar, pada hari Selasa, 6 Desember 2022, dengan sistem tiga gelombang, gelombang pertama dimulai pukul 08.30 wib, gelombang kedua dimulai pukul 11.00 dan gelombang ketiga dimulai pukul  14.00 wib. "Pelaksanaan tes tulis akan dilaksankaan menggunakam CAT dengan materi, diantaranya adalah pengetahuan kebangsaan, kompetensi dasar, dan pengetahuan kepemiluan. Maka, kami menghimbau untuk para calon PPK benar-benar mempersiapkan diri dengan matang," tambah Makmun. Selain mengenai pengumuman tersebut, KPU Gresik juga menyampaikan kepada masyarakat, agar dapat memberikan masukan terkait nama-nama calon PPK, melalui e-mail timselppkgresik@gmail.com. "Dalam rangka menjaga integritas penyelenggara pemilu dan untuk memastikan para calon penyelenggara pemilu ini tidak bagian partai politik, kami mengharapkan masukan masyarakat, terutama terkait calon PPK, yang nantinya akan menjadi penyelenggara Pemilu 2024," pungkas makmun. (Is/kpugresik)

Gandeng Pemkab dan Unsur Masyarakat, KPU Gresik Optimis Pemilu 2024 Lancar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik terus gencar melakukan sosialisasi untuk menyongsong pesta demokrasi 2024. Kali ini, dengan menggandeng Pemerintah Daerah dan berbagai unsur masyarakat, di Hotel Horison Gresik, Selasa siang, (29/11/2022).   Sebelum sosialisasi di mulai, terlebih dahulu acara di buka dengan sambutan Ketua KPU Gresik Akhmad Roni, yang menyampaikan rasa optimis Pemilu 2024 akan berjalan dengan lancar.   "Dengan hadirnya forkopimda dan para tokoh masyarakat ini, mulai dari NU, Muhammadiyah, Banser, Pemuda Muhammadiyah, MUI, perguruan tinggi dll, kami KPU Gresik merasa percaya diri bahwa Pemilu 2024 akan berjalan lancar dengan dukungan tokoh-tokoh inti masayarakat Gresik ini," jelas Akhmad Roni.   Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sosialisasi yang di kemas dalam diskusi interaktif, serta menghadirkan Asisten 1 Pemkab Gresik Suyono dan Mantan Ketua KPU Gresik 2003-2014 Alimin sebagai narasumber diskusi, serta di pandu oleh Komisioner KPU Gresik Divisi SDM dan Parmas Makmun, M.Ag.   Makmun memulai diskusi dengan membuka data patisipasi pemilih di Gresik yang tergolong tinggi di tahun 2019, yaitu mencapai 84 % dari target nasional 77,5%, dan di Pilkada 2020 mencapai 80,1 %, yang merupakan angka partisipasi tertinggi di Jawa Timur.   "Angka ini menjadi modal berharga bagi KPU Gresik, untuk menyukseskan pesta demokrasi dalam suksesi kepemimpinan Indonesia di tahun 2024 mendatang," jelas Makmun.   Kemudian, Suyono dalam paparan materinya, menyampaikan kalau pemerintah Gresik mendukung penuh suksesnya Pemilu 2024 ini, ia menyampaikan jika Bupati Gresik secara khusus sudah memberi intruksi kepada seluruh Camat di Gresik, untuk memberi tempat dan pelayanan kepada badan adhoc Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) di setiap kecamatan.   "Selain itu, Pemkab Gresik sudah menyiapkan anggaran 10 miliar rupiah bagi KPU dan 2,5 miliar rupiah bagi Bawaslu di tahun 2023, serta 82 miliar rupiah untuk KPU, dan 81 miliar rupiah untuk Bawaslu di tahun 2024," jelas Suyono.   Sementara itu, Alimin yang merupakan pembicara dari unsur masyarakat, menyampaikan pentingnya civil society untuk suksesi kepemimpinan di Indonesia.   "Tanggung jawab melahirkan pemimpin yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan hanya kewajiban penyelenggara pemilu, namun masyarakat, melalui organisasi-organisasi yang ada, bisa berperan aktif dalam menghidupkan ruang-ruang publik, yang bisa menjembatani antara calon pemimpin dan masyarakat, sehingga bisa lahir pemimpin yang benar-benar di butuhkan oleh masyarakat," pungkas mantan Ketua KPU Gresik tersebut.    (isom/kpugres)

Luar Biasa! Dibuka 4 hari pendaftar PPK tembus angka 471 Pelamar

Penyelengaraan pemilihan umum untuk memilih calon Presiden, anggota DPR, DPD dan DPRD, yang akan di laksanakan pada hari Rabu, 14 Februari 2024, benar-benar dipersiapkan dengan matang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).   KPU Gresik saat ini membuka pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mulai tanggal 20 s/d 29 November 2022.   "Luar biasanya, partisipasi masyarakat Gresik sangat tinggi, per tanggal 24 November 2022 pukul 16.00 saja, sudah ada 471 pelamar, dari kebutuhan 90 PPK. Sementara itu, Manyar menjadi kecamatan dengan partisipasi tertinggi 41 pendaftar, disusul kecamatan kebomas 37 pendfatar serta kecamatan cerme 35 pendftar, KPU Gresik sangat mengapresiasi ini," jelas Makmun, pada saat Talkshow di kanal media sosial Suara Gresik, Jum'at (25/11/2022).   Komisioner KPU Bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM ini juga menambahkan, syarat menjadi PPK diantaranya adalah minimal berusia 17 tahun, tidak menjadi anggota partai politik, serta sehat jasmani dan rohani.   "Syarat PPK yang tidak boleh dari anggota partai politik ini, bertujuan untuk menjaga integritas penyelenggara Pemilu 2024, kemudian, KPU juga menekankan aspek kesehatan penyelenggara pemilu, demi kehati-hatian dalam Pemilu 2024 nanti," jelasnya.   Selain itu, Makmun juga menjelaskan terkait pendaftaran badan adhoc PPK dan PPS, KPU beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, pendaftar dilkukan melalui online yakni melalui SIAKBA (sistem informasi nggota KPU dan badan adhoc)    "Mekanisme untuk mendaftar menjadi PPK dan PPS, kali ini menggunakan SIAKBA, dalam rangka memudahkan KPU membuat database penyelenggara pemilu yang valid," tambah Makmun.   SIAKBA sendiri, mempunyai keunggulan dalam transparansi rekrutmen penyelenggara pada publik, artinya masyarakat bisa mengetahui dengan jelas melalui internet jumlah pendfatar setiap kecamatannya.   "Selanjutnya, kami menghimbau seluruh masyarakat Gresik untuk ikut mengawal seluruh tahapan Pemilu 2024, mulai dari verifikasi, perekrutan badan adhoc, serta menggunakan hak pilih pada hari pelaksaan Pemilu 2024," tambah Makmun   Terakhir, Komisioner KPU ini mengajak untuk menjadi 'Pemilih yang Cerdas', yaitu menggunakan hak pilih sesuai dari hasil pengamatan visi-misi calon Presiden dan calon wakil rakyat, "Karena indikasi utama suksesnya Pemilu 2024, adalah tingginya partisipasi pemilih," pungkas Makmun. (Iga/kpugres)

Mitigasi Masalah Pemilu 2024, KPU Gresik Tingkatkan Kapasitas Intelektualitas

Dengan berjalannya tahapan Pemilu tahun 2024 yang beririsan, diharapkan seluruh staff KPU Kabupaten Gresik untuk bangun membentuk mitigasi dengan meningkatkan kualitas serta mutu di setiap tahapan.   Hal ini disampaikan oleh Kholyatul Mudznibah Komisioner KPU Kabupaten Gresik Divisi Hukum dan Pengawasan dalam arahannya saat memimpin jalannya Apel Pagi pada Senin, (21/11/2022). Bertempat di Halaman Kantor KPU Kabupaten Gresik Jl. Wahidin SH, No. 690, Gresik, Apel dihadiri oleh seluruh staff KPU Kabupaten Gresik.   “Mitigasi dapat dibentuk dengan meningkatkan mutu dan selalu upgrade wawasan, karena terdapat beberapa perubahan, ” terang Kholiyah.   Mengimbuhkan, pihaknya juga jabarkan kiat – kiat dalam meningkatkan kualitas sekaligus bentuk mitigasi pemilu. Adapun disebutkan dengan cermati produk hukum yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. .   ”Dengan adanya pembaruan ini, kita bisa mempelajarinya secara cermat regulasi – regulasi yang terdapat pada PKPU atau surat putusan lainnya, ” jelas Divisi Hukum dan Pengawasan tersebut.   Menutup arahannya, Kholiyah juga himbau untuk seluruh divisi tidak hanya mempelajari regulasi tertentu saja yang berkaitan dengan divisinya masing-masing, namun juga secara keselurahan. Hal ini dikarenakan seluruh divisi bekerja kolektif dan berkesinambungan. (kpugresik/defa)

KPU Kabupaten Gresik Mulai Rekrut Badan Ad Hoc Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik mulai bentuk dan lakukan pembukaan Badan Adhoc untuk Pemilu Tahun 2024 mendatang pada Minggu, (20/11/2022) . Badan Adhoc meliputi lima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Kemudian, Panitia Pemungutan Suara (PPS)    Lebih lanjut, Komisioner KPU Kabupaten Gresik Divisi SDM, Sosdiklih dan Parmas Makmun menyebutkan KPU Gresik akan rekrut 35ribu personil nantinya, "Sekiranya kami kemudian akan merekrut 35ribu personil," ungkap Makmun.    Mengimbuhkan, Makmun juga turut paparkan terkait pembagian penempatan tugas oleh Badan Ad Hoc nantinya. "Secara keseluruhan, akan dibagi tugas di 330 desa dan 26 kelurahan. Jadi 5 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 18 kecamatan. Kemudian, tiga Panitia Pemungutan Suara (PPS)."   Adapun jadwal pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah dirumuskan yakni eebagai berikut : 1) Pengumuman pendaftaran calon anggota PPK : 20 - 24 November 2022. 2) Penerimaan pendaftaran calon anggota PPK : 20 - 29 November 2022. 3) Penelitian administrasi calon anggota PPK : 21 November - 1 Desember 2022. 4) Pengumuman hasil penelitian administrasi calon anggota PPK : 21 November - 1 Desember 2022. 5) Seleksi tertulis calon anggota PPK : 5 - 7 Desember 2022. 6) Pengumuman hasil tertulis calon anggota PPK : 8 - 10 Desember 2022. 7) Tanggapan dan masukan masyarakat terhadap calon anggota PPK : 8 - 10 Desember 2022. 8) Wawancara calon anggota PPK : 11 - 13 Desember 2022. 9) Pengumuman hasil seleksi calon anggota PPK : 11 - 13 Desember 2022. 10) Penetapan anggota PPK : 16 Desember 2022. 11) Pelantikan anggota PPK : 4 Januari 2023 (Kpugesik/defa)

Hadirkan Awak Media KPU Gresik ajak Sukseskan Pemilu 2024

Tahapan Pemilu serentak 2024 sudah dimulai dan sebentar lagi akan memasuki tahapan rekrutmen badan adhoc PPK dan PPS dengan harapan masyarakat turut bersuka cita dan berpartisipasi dalam pesta lima tahunan itu.    Dimulainya tahapan pemilu serentak tersebut mendorong KPU Gresik bekerja keras untuk menjaga kepercayaan masyarakat salah satunya dengan menyelenggarakan Media Gathering dengan tema Peran Media dalam Mensukseskan Pemilu serentak tahun 2024. (16/11/22) di Hotel Aston In Gresik.   Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan Media menjadi bagian terpenting dan tidak terpisahkan dalam mensukseskan pemilu serentak 2024. Terjalinnya sinergitas antara KPU dengan media akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap KPU Gresik.      "harapan kami jika KPU dan Media bersinergi dengan baik maka Informasi yang tersampaikan bisa dipertanggungjawabkan dan valid sehingga Pemilu 2024 semakin berkualitas dan berintegritas," Tegas Roni   Pada kesempatan yang sama Makmun Divisi Sosdiklih SDM dan Parmas KPU Gresik mengungkapkan pendaftaran badan adhoc PPK dan PPS akan segera dibuka tepatnya tanggal 20 November 2022 mendatang untuk PPK. Dimana proses pendaftarannya melalui aplikasi SIAKBA (Sistem Informasi KPU dan Badan Adhoc).    "Rekrutmen badan adhoc ppk dan pps sebentar lagi akan dibuka. Keterlibatan kawan Media ini akan membantu menyebarluaskan informasi ini sampai pojok kota sehingga banyak masyarakat yang terlibat di dalam penyelenggaraan pemilu 2024 mendatang," Terang Makmun     Makmun menambahkan pada pemilu serentak ini KPU Gresik membuka 35 rb lowongan sebagai penyelenggara baik di tingkat Kecamatan, Desa , maupun tingkat TPS.    "Iya, KPU Gresik membuka 35 rb lowongan untuk menjadi penyelenggara dan kabar gembiranya periodesasi dan syarat usia di PPK dan PPS di hapus sedang untuk KPPS dibatasi sampai usia 55 tahun," Tambahnya   Perlu diketahui bahwasanya pada Pemilu serentak 2019 lalu angka partisipasi di Kabupaten Gresik sangat tinggi dengan angka 81,52 persen partisipasi dan tertinggi se Jawa Timur, maka pada pemilu serentak 2024 mendatang sesuatu yang sudah baik ini harus kita jaga.