Berita Terkini

Cepat Adaptasi Dengan Jalannya Tahapan

Pasca diluncurkannya jadwal pendaftaran partai politik calon peserta pemilu tahun 2024 oleh KPU RI pada tanggal 1 Agustus -  14 Agustus 2024, seluruh pegawai KPU Gresik diminta untuk lakukan persiapan dan segera lakukan adaptasi dengan proses tahapan yang berjalan beriringan bahkan beririsan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Subbagian Program dan Data, Makhsun saat memimpin apel upacara pagi, pada Senin (26/09/2022) di depan Kantor KPU Gresik Jalan Dr Wahidin. Apel upacara diikuti oleh seluruh Kasubag dan pegawai dan Staf KPU. Maksun menghimbau untuk segera menyesuaikan diri dengan kegiatan tahapan pelaksanaan Pemilu 2024 yang sedang berjalan yakni pendaftaran dan verifikasi partai politik, kemudian bersiap untuk menghadapi kegiatan strategis pada Oktober 2022 yakni pembentukan badan ad hoc, penyusunan daerah pemilihan dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. “Oleh karena itu segera menyesuaikan situasi dan kondisi pada tugas dan tanggung jawab di lingkup kerja masing-masing, bangun budaya kerja yang harmonis sesama anggota KPU dan sekretariat, karena kerja KPU adalah kolektif kolegial segala sesuatu dibahas dan diputuskan bersama,” ucap  Makhsun Selain itu pihaknya juga menuturkan, agar seluruh SDM di KPU Gresik dimaksimalkan. Mengingat akan ada banyak yang harus di lakukan verifikasi administrasi dan verifikasi factual. Lebih lanjut, Roni menegaskan ditengah padatnya tahapan agar seluruh staf dan jajaran untuk tetap menjaga kesehatan demi terjaganya produktifitas kerja dan kelancaran tahapan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. “Seluruh Staf KPU Gresik agar tetap menjaga diri, bekerja dengan happy dan  patuhi protokol kesehatan dan jangan lupa vaksinasi kedua harus hadir,” pungkasnya. (kpugresik/iga)

KPU Kabupaten Gresik Siap Laksanakan Vermin Perbaikan dan Verifikasi Faktual

KPU Kabupaten Gresik ikuti Rapat Koordinasi Dukungan Kegiatan Perencanaan Dalam Pelaksanaan Verifikasi Administrasi Perbaikan Dan Verifikasi Faktual Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2024. Bertempat di kota Pacitan, kegiatan dilaksanakan pada 25 - 27 September 2022 yang dimulai pada pukul 15.30 WIB - selesai.   Dihadiri oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kasubbag Tekmas dan verifikator Sistem Informasi Politik (Sipol) dan 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.   Sementara KPU Kabupaten Gresik, turut hadir mengikuti rakor Divisi Teknis Penyelenggaraan, Elvita Yuliati, Kasubbag Teknis Penyelenggara, Gelar Pratama, dan Operator Sipol, Iga Ayu.      Kegiatan dibuka langsung oleh Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Timur, Muhammad Arbayanto. Dalam arahannya, Arbayanto sampaikan untuk KPU senantiasa menjaga integritas dan kualitas kerja.     "Banyak dinamika yang harus dihadapi oleh KPU. Dengan beratnya tanggung jawab kerja ini, harapannya Divisi Teknis Penyelenggaraan mampu berikan performa yang terbaik di setiap putaran proses persiapan pemilu," pungkas Arbayanto.     Selain itu, Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro menambahkan untuk KPU Kabupaten/Kota cermat dalam melaksanakan vermin perbaikan.   "Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam verifikasi administrasi perbaikan, seperti ketepatan waktu, permbaruan regulasi, dan paham betul terkait mekanisme dan prosedur," tegas Gogot.   (kpu gresik)

SIAKBA untuk Dukung Rekruitmen Badan Ad Hoc Berjalan Komprehensif

KPU Kabupaten Gresik ikuti rapat koordinasi (rakor)  Dukungan Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) Dalam Tahapan Pembentukan Badan Ad Hoc. Uji coba Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) sebagai bagian dari sistem pemerintah berbasis elektronik dilakukan sebagai bentuk tindaklanjut KPU RI, Sidoarjo (25/09/22) Hadir membuka acara, Anggota KPU Provinsi Jawa Timur,  Miftahur Rozaq mengatakan bahwa roadmap digitalisasi sudah dilaksanakan oleh KPU RI beberapa tahun terakhir ini.   “Bukti tata kelola KPU berbasis elektronik yaitu adanya Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), Sistem Informasi Pernggantian Antar Waktu (Simpaw), Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), Sistem Informasi Pencalonan (Silon), dan masih banyak sistem informasi lainnya,” terang Rozaq.   Rakor yang digelar KPU Jatim ini dijadwalkan akan diisi dengan tiga sesi. Pertama, Pengarahan tentang Dukungan Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) Dalam Tahapan Pembentukan Badan Ad Hoc oleh Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan (SDM dan Litbang) Rochani. Kedua, Sosialisasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) oleh Kabag Hukum dan SDM Rizki Indah Susanti. Ketiga, Uji Coba Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) oleh Kasubbag SDM Andrie Susanto. Turut hadir bersama Anggota, Sekretaris Nanik Karsini. Adapun peserta yaitu 38 KPU Kabupaten/Kota yang terdiri dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM serta Kasubbag Hukum dan SDM.

Transformasi Keterbukaan Informasi Segarkan Demokrasi

Gresik - Program magang dengan pihak terkait, diminta untuk digarap secara serius. Itu penting, setidaknya dalam mengantisipasi minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) di KPU Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur.   Demikian disampaikan oleh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro dalam Bimbingan Teknis Keterbukaan Informasi Publik, di Gresik, Jumat (23/9).   Pria yang akrab dipanggil Gogot ini menambahkan, magang dengan pihak terkait seperti dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan setidaknya sebagai bentuk dari partisipasi masyarakat. Terlebih dalam kondisi saat ini, yang sudah dimulai tahapan Pemilu 2024.   "Selain menjadi kebanggaan bisa magang di KPU Kota/Kabupaten karena masa tahapan Pemilu 2024, juga bisa membantu kami dalam pemenuhan SDM," ujarnya. (Iga/kpugres)

Data Mutakhir Esensial dalam Penyelenggaraan Pemilu

Dalam rangka memastikan akurasi data pemilih dalam Pemilu Tahun 2024 KPU Kabupaten akan lakukan tindak lanjut atas Surat Edaran KPU RI Nomor 17 Tahun 2022 tentang Tindak Lanjut Hasil Pemadanan Data Pemilih Berkelanjutan. Anggota Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Sidiq Notonegoro ungkap apresiasi serta mulainya tahapan baru setelah verifikasi administrasi, pemutakhiran berkelanjutan data pemilih.   Hal tersebut disampaikan Sidiq dalam arahannya saat menjadi pemimpin apel pagi bersama seluruh anggota KPU Gresik beserta Sekretariat dan jajarannya. Apel bertempat di halaman kantor KPU Gresik, Jl. Dr. Wahidin SH, Senin, (19/09/2022). Yang dimulai pukul 08:00 wib – selesai.     “Saya ucapkan terimakasih atas kinerja seluruh staff kesekretariatan yang telah menyelesaikan kegiatan Vermin. Menyongsong tahapan baru, yakni pemutakhiran berkelanjutan. Telah dibagi beberapa tim oleh Pak Makhsun untuk melaksanakan kegiatan coktas (pencocokan terbatas),” ungkap Sidiq.    Lebih lanjut, Sidiq juga tegaskan kepada seluruh pelaksana untuk bersinergi dan tetap semangat dalam meyelesaikan tahapan demi tahapan Pemilu 2024. Tidak hanya mengandalkan orang lain dan tetap bertanggung jawab mengemban tugas di Pencocokan dan Penelitian Terbatas.  “Dengan adanya Surat Edaran KPU RI Nomor 17 Tahun 2022 dan pembagian tim Coktas (Pencocokan Terbatas) ini, diharapkan seluruh pelaksana dapat bekerja maksimal dan menjaga integritas. Sehingga mampu mencapai target dalam penyelesaian Coktas, yaitu hari ini,” tegas Sidiq dalam arahannya. (kpugresik/defa)

Konsisten Tingkatkan Angka Partisipasi, KPU Gresik Rumuskan Strategi Pendidikan Pemilih

KPU Kabupaten Gresik hadiri kegiatan Rapat Koordinasi Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Tahun 2022. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 15 – 17 September 2022 yang bertempat di Manado, pukul 20:00 WITA - selesai.   Acara dibuka langsung oleh Ketua KPU RI, Hasyim Ashari dalam sambutannya mengatakan bahwa pemilu 2024 sendiri memiliki tantangan dan kerumitan yang berbeda dibanding pemilu sebelumnya. Salah satunya melaksanakan pemilu dan pemilihan di tahun yang sama, dengan kompleksitas yang beragam dan irisan tahapan yang akan dilakukan bersamaan.    Oleh karena itu dibutuhkan strategi yang tepat agar informasi kepemiluan disampaikan secara luas, baik kepada peserta pemilu dan masyarakat. Peserta pemilu dan publik pun selanjutnya memahami dan tergerak untuk terlibat baik selama tahapan maupun di hari dan pascapemungutan suara.    “Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam penyampaian pesan. Yang pertama adalah kognitif, dimana pesan dapat dimengerti oleh pemilih sebagai audiens kita. Selanjutnya ada afektif, terkait sikap yang bagaimana yang kita harapkan muncul dari pemilih. Dan terakhir psikomotorik, yakni tergeraknya hati pemilih untuk turut berpartasi di pemilu, ” terang Hasyim dalam sambutannya.   Sementara itu, August Mellaz selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Republik Indonesia berikan penjabaran faktor keberhasilan sistem informasi Parmas. “Dalam keberhasilan mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi di pemilu, ada empat komponen atau elemen yang perlu kita push. Pertama ada pesan yang disampaikan, lalu penyampai pesan, kemudian audience, dan yang terakhir adalah media dan strategi komunikasi,” ujarnya.   Kegiatan Rakor dihadiri oleh Divisi Sosialiasisasi, Pendidikan dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se- Indonesia. Turut hadir pula Makmun selaku Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas, serta Gelar Pratama selaku Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi, Humas. (kpugresik/deva)