Berita Terkini

KPU Gresik Lakukan Tes Tertulis Calon PPS Serentak di Setiap Kacamatan

Memasuki tahun 2023, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik terus melaksanakan tahapan dalam rangka menyambut Pemilihan Umum (Pemilu 2024). Kali ini, KPU Gresik menyelenggarakan seleksi tertulis untuk seluruh calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) secara serentak di setiap kecamatan, pada Senin (9/01/2023). Komisioner KPU Gresik Devisi divisi Sosialisasi dan SDM Makmun, mengatakan kalau tes ini adalah lanjutan dari 2.899 calon PPS se-Gresik yang lolos seleksi administrasi, dan selanjutnya akan diambil maksimal 9 untuk mengikuti wawancara. Dalam seleksi tertulis hari ini terpantau di delapan belas kecamatan 2.567 ( dua ribu lima ratus enam puluh tujuh) hadir dan 332 (tiga ratus tiga puluh dua) tidak hadir dalam seleksi tertulis.  "KPU Gresik berharap, melalui rekrutmen terbuka ini lahir para penyelenggara Pemilu 2024 tingkat desa atau kelurahan yang berkompeten dan mempunyai integritas, karena sejatinya para PPS ini, adalah ujung tombaknya KPU dalam kesuksesan Pemilu 2024 nanti," jelas Makmun saat kesempatan mengunjungi lokasi tes PPS kecamatan Manyar, di GOR Onggojoyo Manyarejo. Makmun juga menghimbau kepada para calon PPS, untuk percaya pada kemampuan pribadi masing-masing, karena jika secara individu sudah ada persiapan, ia yakin tidak akan sulit untuk mengisi tes tulis seputar kebangsaan, kepemiluan, dan kompetensi dasar ini. Sementara itu, Nafi'atur Rahmah salah satu peserta tes asal desa Pongangan Manyar, mengatakan, secara umum penyelenggaraan seleksi tertulis ini kelihatan profesional, karena soalnya saja ada empat macam sehingga masing-masing peserta tidak bisa saling tanya. (is/kpugres)

KPU Gresik Umumkan 2.899 Nama Calon PPS yang Lolos Seleksi Administrasi

Setelah melakukan seleksi administrasi pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS), pada 19 Desember 2022 sampai 5 Januari 2023, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik akhirnya mengumumkan nama-nama yang lolos tahap selanjutnya. Pengumuman tersebut, disampaikan melalui Surat Pengumuman KPU Gresik nomor 31/PP.04.1-Pu/3525/2023 tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Panitia Pemungutan Suara untuk Pemilihan Umum tahun 2024. "Total ada 2.899 nama calon PPS yang lolos dari 3698 pendaftar, selanjutnya kami harap agar para calon penyelenggara Pemilu di tingkat desa ini, menyiapkan diri untuk seleksi tertulis yang akan di adakan Senin, 9 Januari 2022 di Kecamatan masing-masing," jelas Makmun, Komisioner KPU Gresik divisi Sosialisasi dan SDM kepada tim humas KPU Gresik, Jum'at (6/1/2023) Sebagai informasi, bahwa seleksi tertulis calon anggota PPS, adalah mengenai pengetahuan kebangsaan, kompetensi dasar, serta pengetahuan kepemiluan. "Kami dari KPU Gresik juga mengapresiasi partisipasi masyarakat Gresik yang cukup tinggi, dalam mengikuti proses seleksi calon anggota PPS untuk Pemilu 2024 ini," jelasnya. Makmun juga menambahkan, demi berjalannya tahapan dan penyelenggaran pemilihan umum, setiap desa di Kabupaten Gresik, membutuhkan 3 petugas PPS untuk penyelenggaran Pemilu 2024 mendatang. "Jika di total, Gresik ada 356 desa, dan setiap desa harus ada 3 anggota PPS, maka jumlahnya akan ada 1.068 petugas PPS, Alhamdulillah, saat ini semua desa di Gresik sudah melebihi 3 pendaftar," tambah Makmun. Terakhir, komisioner dua periode ini, mengajak masyarakat untuk memberi masukan kepada KPU, terkait nama-nama calon PPS yang lolos administrasi, melalui e-mail timselppsgresik@gmail.com paling lambat 23 Januari 2023. (is/kpugres)

Lantik 90 PPK, KPU Gresik Komitmen Laksanakan Pemilu 2024 dengan Demokratis, Berkualitas dan Berintegritas

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik melantik 90 PPK (Panitia Pemilihan Kwcamatan), yang akan bertugas di setiap kecamatan di Gresik, untuk pelaksanaan Pemilu 2024, di Hotel Aston Inn Gresik, Rabu (4/01/2022). Dalam sambutannya, ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan, bahwa 90 orang PPK ini, akan menjalankan tugas KPU dalam persiapan sampai pelaksanaan Pemilu 2024, dengan formasi 5 orang di setiap kecamatan. "Para anggota PPK ini, adalah orang-orang yang nekat, karena menukil dari Ketua KPU Pusat, Pemilu adalah arena konflik yang sah, untuk meraih kekuasaan atau mempertahankan kekuasaan. Maka dari itu, mari mengelola Pemilu ini, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku," jelasnya. Apalagi lanjut Roni, secara keseluruhan, para PPK ini 40 persennya sudah punya pengalaman di Pilkada 2020 lalu. "Karena komitmen KPU tetap sama, yaitu melaksanakan Pemilu 2024 dengan demokratis, berkualitas serta berintegritas," jelasnya. Selain Ketua KPU, hadir juga Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Pria yang sudah 4 periode menjadi wakil rakyat ini, mengucapkan selamat melaksanakan tugas kepada seluruh anggota PPK yang di lantik. "Kami dari DPRD Gresik juga akan berusaha mendorong pelaksanaan Pemilu yang berkualitas, dengan dukungan APBD yang akan kita upayakan ada alokasi untuk pelaksanaan Pemilu 2024," ungkapnya. Ia juga mengungkapkan, kalau problem Pemilu saat ini adalah cost (baca: biaya) politik yang mahal. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus terus di cari solusinya. Kemudian, salah satu PPK yang dilantik, yaitu Ali Mahmud dari Manyar, mengaku lega setelah dilantik, karena proses seleksi sampai akhirnya di tetapkan menjadi PPK tahun ini, benar-benar membutuhkan persiapan yang matang. "Karena tahun ini, untuk menjadi PPK ada tes tulis dengan sistem SIAKBA, maka harus benar-benar belajar tentang pengetahuan ke-Pemilu-an dan kebangsaan," jelasnya. Ia mengapresiasi KPU Gresik yang menjalankan proses seleksi PPK dengan baik, karena implikasinya adalah terpilihnya para PPK yang benar-benar mempunyai kompetensi dalam melaksanakan tugasnya.

Kunjungi KPU Gresik, KPU Jatim Tinjau Strategi Pendafratan PPS

Anggota Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan (SDM dan Litbang) Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Rochani lakukan kunjungan ke KPU Kabupaten Gresik. Hal tersebut dimaksutkan untuk tinjau strategi penanganan pendaftaran Badan Ad- Hock yakni PPS pada Senin, 26 Desember 2022.   Menurut Rochani, menjadi penyelenggara Pemilu di tingkat Desa/Kelurahan menjadi salah satu hal yang banyak diminati masyarakat. Terbukti sampai hari ke-9 dari masa pendaftaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) 18 sampai dengan 30 Desember 2022, jumlah pelamar yang mengajukan aktivasi akun melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA) telah mencapai 83.471 orang.   "Cukup antusias. Jika dilihat dari total kebutuhan di Jawa Timur yaitu 25.482 orang yang tersebar di 8.494 Desa/Kelurahan di 38 Kabupaten/Kota," terang Rochani saat melakukan pantauan di KPU Kabupaten Lamongan pada Senin. 26 Desember 2022”, Pungkas Rochani.   Selanjutnya, pendaftaran PPS akan berakhir pada 30 Desember 2022. Pendaftaran akan dilakukan perpanjangan jika sampai tanggal 30 masing-masing desa tidak memenuhi jumlah minimal pendaftar. "Dalam hal ini, perpanjangan akan dilakukan selama tiga hari dan sebanyak satu kali," pungkas Rochani. Sebagai informasi, setelah pendaftar lolos tahap pendaftaran dan seleksi administrasi, para pendaftar akan mengikuti seleksi tertulis yang dijadwalkan pada 6 sampai dengan 11 Januari 2023 mendatang. (kpugresik/iga) Anggota Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan (SDM dan Litbang) Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Rochani lakukan kunjungan ke KPU Kabupaten Gresik. Hal tersebut dimaksutkan untuk tinjau strategi penanganan pendaftaran Badan Ad- Hock yakni PPS pada Senin, 26 Desember 2022.   Menurut Rochani, menjadi penyelenggara Pemilu di tingkat Desa/Kelurahan menjadi salah satu hal yang banyak diminati masyarakat. Terbukti sampai hari ke-9 dari masa pendaftaran Panitia Pemungutan Suara (PPS) 18 sampai dengan 30 Desember 2022, jumlah pelamar yang mengajukan aktivasi akun melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA) telah mencapai 83.471 orang.   "Cukup antusias. Jika dilihat dari total kebutuhan di Jawa Timur yaitu 25.482 orang yang tersebar di 8.494 Desa/Kelurahan di 38 Kabupaten/Kota," terang Rochani saat melakukan pantauan di KPU Kabupaten Lamongan pada Senin. 26 Desember 2022”, Pungkas Rochani.   Selanjutnya, pendaftaran PPS akan berakhir pada 30 Desember 2022. Pendaftaran akan dilakukan perpanjangan jika sampai tanggal 30 masing-masing desa tidak memenuhi jumlah minimal pendaftar. "Dalam hal ini, perpanjangan akan dilakukan selama tiga hari dan sebanyak satu kali," pungkas Rochani. Sebagai informasi, setelah pendaftar lolos tahap pendaftaran dan seleksi administrasi, para pendaftar akan mengikuti seleksi tertulis yang dijadwalkan pada 6 sampai dengan 11 Januari 2023 mendatang. (kpugresik/iga)

Segera Lakukan Sinergi Internal Demi Solidaritas Kelembagaan KPU

Pemilu merupakan kegiatan politik yang sarat nilai, melalui tahapan nilai-nilai demokrasi diimplementasikan dalam rangka membentuk pemerintahan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu, KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu, dituntut untuk mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, mandiri, berintegritas serta transparan, sehingga lembaga KPU dan produk yang dihasilkannya akuntabel serta mendapatkan kepercayaan publik Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Subbagian Perencanaan, Program dan Data KPU Kabupaten Gresik Makshun saat memimpin apel upacara pagi, pada Senin (26/12/2022) di depan Kantor KPU Gresik Jalan Dr Wahidin. Apel upacara diikuti oleh seluruh Kasubag dan pegawai dan Staf KPU. “Untuk mencapai hal tersebut tentu tidaklah mudah, KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri ini memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan institusi lainnya,” kata Makshun Selain itu pihaknya juga menuturkan, agar seluruh SDM di KPU Gresik dimaksimalkan. Mengingat akan ada banyak yang harus di lakukan. Lebih lanjut, Makshun menegaskan ditengah padatnya tahapan agar seluruh staf dan jajaran untuk tetap menjaga kesehatan demi terjaganya produktifitas kerja dan kelancaran tahapan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. “Seluruh Staf KPU Gresik agar tetap menjaga diri, bekerja dengan happy dan  patuhi protokol kesehatan dan jangan lupa vaksinasi kedua harus hadir,” pungkasnya. (kpugresik/iga)

Upaya Tingkatkan Pertisipasi Pemilih, KPU Gresik Adakan FGD di Kecamatan Gresik

Dalam rangka meningkatkan partisipasi memilih masyarakat di kecamatan Gresik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Strategi peningkatan pertisipasi pemilih pada wilayah tingkat partisipasi rendah dalam pemilu tahun 2024', Jumat (23/12/2022).   Dalam acara yang terselenggara di Hotel Khas Gresik, Jl. Panglima Sudirman nomor 1, kel. Sidokumpul Kec. Gresik ini, berfokus pada upaya mencari strategi sosialisasi atas rendahnya partisipasi pemilih di daerah tersebut.   Makmun Komisioner KPU Gresik divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM mengatakan, bahwa kecamatan Gresik pada Pilkada 2020 lalu, menjadi daerah dengan partisipasi terendah yaitu 66 %.   "Maka dari itu, KPU mengadakan FGD ini dalam rangka mengajak diskusi para perangkat desa, karang taruna, dan tokoh masyarakat, untuk mencari solusi, karena kami tahu betul yang tahu permasalahan langsung adalah para Kepala Desa dan tokoh masyarakat," jelas Makmun.   Adapun yang menjadi pemateri dalam FGD ini adalah Kepala Desa Gapuro, Lurah Sidokumpul dan Lurah Pakelingan.   Dalam pemaparannya, Lurah Sidokumpul Muhammad Rasyid menjelaskan, bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan partisipasi pemilih rendah di daerahnya. Diantaranya adalah luasnya wilayah, dengan 7 sampai 8 ribu pemilih.   "Kendalanya adalah banyaknya warga kami yang hanya KTP-nya saja Sidokumpul, tapi tidak menetap disini, kemudian ada kendala juga di PPS (Panitia Pemungutan Suara) yang pada Pilkada 2020 lalu baru semua, maka pendataan dan sosialisasi kepada calon pemilih belum bisa maksimal," jelasnya.   Sementara itu, Kades Gapuro Hasan Al Habsyi mengungkapkan, jika penting bagi stekeholder terkait, untuk menggiatkan pendidikan pemilih, untuk memahamkan pentingnya pemilu dalam kehidupan masyarakat.   Kemudian, Makmun mencatat setidaknya ada dua poin penting yang harus di perhatikan dalam menyongsong Pemilu 2024 mendatang, untuk meningkatkan pertisipasi pemilih di kecamatan Gresik ini.   "Pertama yaitu kordinasi penyelenggara pemilu dengan pihak terkait, baik KPU Gresik, PPK, serta PPS, utamanya dalam pendataan daftar pemilih tetap, agar benar-benar akurat," ungkap Makmun.   Yang kedua, lanjut Makmun, adalah pentingnya menggiatkan pendidikan pemilih, guna memahamkan bahwa pemilu sangat penting, karena akan menentukan arah bangsa kedepannya.   Turut hadir pula dalam focus group discussion tadi adalah Sidiq Notonegoro mewakili Ketua KPU Gresik dan Miswandi mewakili Camat Gresik. FGD berjalan gayeng diakhiri dengan foto bersama. (is/kpugres)