Berita Terkini

Makmun: Tahapan Pemilu di Mulai Tetap Tingkatkan Citra Lembaga Melalui Pengelolaan Konten

Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gresik divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Makmun menyebutkan bahwa walaupun tidak sedang mengawal tahapan, KPU wajib optimalkan penggunaan platform komunikasi sosial media. Hal itu dimaksutkan agar citra lembaga tetap terjaga dan terdistribusinya informasi dengan semestinya.  Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anggota KPU Gresik divisi Sosdiklih, Parmas dan saat memimpin apel pagi, pada Senin (25/07/2022). Apel pagi yang dilakukan secara virtual diikuti oleh seluruh Kasubag dan Staf KPU Gresik.  “Media sosial sebuah lembaga dikatakan efektif juga memiliki engangement yang baik, hal ini dapat dicapai dengan langkah membuat konten yang menarik dan tidak kaku atau kekinian, “ pungkas Makmun  Lebih lanjut pihaknya juga mengingatkan bahwa publikasi merupakan bentuk tanggung jawab kita sebagai lembaga kepada publik. Dengan memberitakan atau mempublikasikan apa yang sudah dan rancangan aksi kita akan meningkatkan trust masyarakat kepada lembaga dan menghapus stigma jika KPU tidak ada tahapan berarti tidak bekerja.  “Saya harap tetap konsisten ya mengawal keterbukaan informasi diawalali dengan publikasi terkait tahapan pemilihan yang sedang, akan dan sudah dilakukan. Selain bagian dari tanggung jawab ini juga untuk menghilangkan stigma jika KPU walaupun tidak tahapan tetap produktif,” harap Makmun (kpugresik/iga)  

Ikuti Bimtek Sipol, KPU RI Dorong Peserta Cermati Ruang Lingkup dan Tanggung Jawab Atas 3 Hal

Pasca luncurkan aplikasi Sistem Infromasi Partai Politik atau Sipol, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia gelar Bimbingan Teknis Peraturan KPU Tentang Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu Serta Pengenalan Aplikasi Sipol ,Jumat (23/07/22)   Kegiatan terbagi dalam tiga lokasi dan saling terhubung melalui telekonferensi, yakni Hotel Grand Sahid Jakarta, Grand Mercure Harmoni dan Haris Vertu Jakarta. Dalam pembukaan, Ketua KPU dari hotel Grand Sahid Jakarta meminta agar peserta bimtek KPU/KIP Kabupaten/Kota mencermati PKPU Nomor 4 Tahun 2022 khususnya ruang lingkup dan tanggung jawab mereka dalam proses verifikasi faktual terkait tiga hal yakni kepengurusan, kantor, dan anggota partai politik tingkat kabupaten/kota.   “Pasca mengundangkan PKPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang pendaftaran, verfikasi dan penetapan partai politik peserta pemilu, KPU RI lakukan bimtek dengan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk mengkonsolidasikan secar langsung. Untuk itu, penting bagi peserta yang mengikuti Bimtek untuk memahami dan mencermati ruang lingkup serta tanggung jawab atas 3 hal yakni keanggotaan, kepengurusan dan kantor parpol yang akan di verifikasi administrasi dan factual,” Ucap Ilham   Lebih lanjut Idham menjelaskan bahwa sistem informasi partai politik atau Sipol merupakan seperangkat sistem teknologi informasi yang berbasiskan web dengan tujuan melayani partai politik, calon peserta pemilu. Adapun alamat website Sipol dapat diakses melalui sipol.kpu.go.id.   Menambahi keterangannya, Idham menyebutkan Bahwa Sipol memiliki 2 fitur pengguna yakni partai politik dan KPU sebagai pemegang akun sipol. Serta untuk menjamin keamana cyber, KPU akan terus berkoordinasi dengan gugus tugas keamanan cyber.   “kalau dari KPU pasti yang kami antisipasi adalah traffic uploading data berjalan dan dari sisi keamanan cyber dan data yang tercantum pada sipol,” kata Adam Usai dibuka, kegiatan bimtek berlanjut dengan diskusi panel dengan narasumber dari Bawaslu, DKPP dan Tim Pengembang SIPOL dari Institut Teknologi Bandung (ITB).  (kpugresik/iga)

Tahpaan Pemilu Berpacu Dengan Waktu, KPU Gresik Kedepankan Integritas dan Loyalitas

Tahapan pemilu dan pemilihan tahun 2024 sudah dilaksanakan, Pejabat Fungsional Tata Kelola Pemilu KPU Kabupaetn Gresik, Sulaiman ingatkan kembali untuk melekukan upgrade mutu pasa masing-masing SDM. Seilain itu, Sulaiman ingatkan kembali untuk tetap kedepankan integritas dan loyalitas. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pejabat Fungsional KPU Kabupaten Gresik saat memimpin apel pagi, pada Senin (18/07/2022). Apel pagi yang dilakukan secara langsung diikuti oleh seluruh Kasubag dan Staf KPU Gresik. "Saya meminta kepada teman-teman KPU Kabupaten Gresik secara internal untuk betul-betul senantiasa menjaga integritas kita, mengingat integritas dan loyalitas sebagai penyelenggara pemilu menentukan keberhasilan pelaksanaan pemilu serentak 2024, “ pungkas Sulaiman Lebih lanjut, Sulaiman mengatakan bahwa sudah menjadi tanggung jawab penyelenggara dari seluruh unsur, baik dari komisioner, sekretariat, dan seluruh karyawan termasuk pihak Pamdal (Pengamanan Dalam) untuk menyukseskan pemilu. “Bagaimana caranya, mari sama-sama Kita sukseskan sesuai dengan tupoksi masing-masing. Saya sebagai divisi teknis penyelenggaraan harus betul-betul menguasai tupoksi, begitupun dengan teman-teman sekretariat,” terangnya. Terakhir, Sulaiaman mengingatkan bahwa ditengah kontelasi politik harus tetap bersinergi, perkuat komunikasi untuk mengkoordinasikan program yang ada dengan seluruh bagian. Selain itu, agar tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan yang ada, tetap menggunakan masker,mencuci tangan dan menjaga jarak saat bekerja. “Saya harapkan Kawan-kawan bisa tetap bersinergi dan menjaga komunikasi agar kerjanya tidak terkesan sendiri-sendiri. Ya ini semua tetap harus dilakukan demi pelayanan. Selain itu  tetap menjaga dan patuh terhadap protokol kesehatan,” harap Sulaiman (kpugresik/iga)

Angka Partisipasi Perempuan Tingggi, KPU Gresik: Imbangi Kepedulian Dengan Menjadi Pemilih Yang Cerdas

KPU Kabupaten Gresik bersama dengan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur melaksanakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih untuk segmen pemilih perempuan pada daerah rawan bencana di Kafe Al Hambra Jl. Selatan Pasar Duduk Sampeyan, Gresik pada Rabu, 13 Juli 2022 pukul 09.30. Divisi Sosialisasi, Pendiidkan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Gogot Cahyo Baskoro menyebutkan, tingkat partisipasi masyarakat pada dua kali Pemilu terakhir mengalami peningkatan “Ini merupakan potensi besar yang perlu dimanfaatkan dalam rangka menyukseskan Pemilu 2024 nanti,” kata Gogot di hadapan 40 perempuan dari berbagai unsur yang menjadi peserta sosialisasi. Namun demikian, potensi besar tersebut juga mempunyai sejumlah kekurangan. Gogot mengungkapkan, salah satu alasannya adalah perempuan rentan dimobilisasi, baik ketika maupun di luar Pemilu/Pemilihan. “Pemilih perempuan cenderung masih bisa diarahkan, masih mudah dipengaruhi,” katanya. Sejalan dengan Gogot, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaetn Gresik Makmun juga menjelaskan bahwa secara angka, kehadiran perempuan dari masa ke masa pemilu ataupun pemilihan lebih tinggi dari pada laki-laki. Hal tersebut menunjukkan adanya kepedualian lebih dari perempuan terhadap demokrasi. Untuk itu, Makmun menghimbau kepada seluruh perempuan agar kepedulian ersebut juga di imbangi dengan menjadi pemilih yang rasional dan cerdas. Alasan yang sama juga diungkap oleh Narasumber, Azifah dalam paparannya. Ia mengatakan jika perempuan telah mendapatkan perhatian dalam Pemilu melalui kebijakan affirmative action. “Dalam Undang-Undang telah disebutkan bahwa partai politik dapat menjadi peserta pemilu setelah memenuhi persyaratan menyertakan sekurang-kurangnya 30% keterwakilan perempuan pada kepungurusan partai politik tingkat pusat,” papar Azifah. Turut hadir pada acara ini, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni beserta Anggota. Hadir pula dari KPU Jatim Sekretaris, Nanik Karsini, Kabag Tekmas Popong Anjarseno, Kasubbag Parmas Prahastiwi, dan sejumlah staf parmas.

Lancar Jalankan Integritas 24 Jam, KPU Gresik Beri Apresiasi

Terjadwal sudah beberapa minggu menjalankan kebijakan piket tahapan sesuai dengan arahan dari KPU republic Indonesia, KPU Kabupaten Gresik melalui Sekretaris KPU Gresik sampaikan apresiasi atass antusias dan konsitensi menjalankan piket tahapan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabupaten Gresik saat memimpin apel pagi, pada Senin (13/06/2022). Apel pagi yang dilakukan secara langsung diikuti oleh seluruh Kasubag dan Staf KPU Gresik. “terimaksih kepada teman-teman yang dengan antusias dan konsiten tetap menjalankan kewajiban sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Saya harap pelkasaaan piket tahapan tetap kondusif dan masif, “ pungkas Udin Lebih lanjut, Udin mengatakan sesuai dengan PKPU No 3 Tahun 2022 tentang jaadwal tahapan oemilihan 2024 yang sudah mulai dilaksanakan. Untuk itu, Udin himbau jajarannya untuk focus dalam melaksanakan tugas. Terakhir, Udin mengajak jajarannya untuk kembali menjaga diri dan mematuhi protokol kesehatan. Meningat angka virus covid kembali melambung tinggi. Udin juga menghimbau jajarannya agar tetap bersinergi mensukseskan tahapan pemilihan tahun 2024. “Saya harapkan Kawan-kawan bisa tetap bersinergi dan menjaga komunikasi agar kerjanya tidak terkesan sendiri-sendiri. Ya ini semua tetap harus dilakukan demi pelayanan. Selain itu  tetap menjaga dan patuh terhadap protokol kesehatan,” harap Udin (kpugresik/iga)

Pupuk Nasionalisme, KPU Gresik Rutin Baca Teks Pancasila

KPU Kabupaten Gresik jalankan rutinitas baru yakni membaca teks Pancasila. Hal tersebut sesuai dengan Surat Dinas Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 604/SDM.03.5-SD/05/KPU/VI/ 2021 tertanggal 30 Juni 2021. Di mana pertanggal 1 Juli seluruh KPU Pusat, Provinsi, Kabupaten/kota wajib melakukan pembacaan. Pembacaan teks Pancasila dilakukan bebarengan dengan apel pagi, pada Senin (04/07/2022). Apel pagi yang dilakukan secara langsung diikuti oleh seluruh Kasubag dan Staf KPU Gresik. Sekretaris KPU Kabupaten Gresik, Achmad Fahruddin menegasakan bahwa pelaksanaan pembacaan teks Pancasila ini sesuai dengan intruksi KPU RI guna meningkatnya rasa cinta tanah air. Dengan begitu, seluruh staf KPU dapat menerapkan dan mengaktualisasi setiap butir-butir Pancasila baik saat bekerja ataupun dikehidupan sehari-hari. “Tidak lain tidak bukan, karena pembacaan teks Pancasila ini untuk menambah rasa kecintaan kita kepada NKRI. Kemudiaan menambah wawasan kebangsaan kita terhadap tanah air Indonesia. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, kami sebagai penyelenggara Pemilu sebaiknya bisa menjadi contoh,” pungkas Udin Lebih lanjut, Udin menyampaikan bahwa pembacaan Teks Pancasila ini bersifat wajib di ikuti oleh seluruh anggota dan staff KPU dan akan dijadikan sebagai rutinitas setiap hari nya dan dilanjutnkan di hari di minggu-minggu berikutnya. “Kegiatan ini sifatnya wajib, jadi  dari tingkatan Komisioner, Sekretaris dan jajarannya wajib mengikuti tanpa terkecuali. Dan pemcaan ini wajib dilakukan setiap hari kecuali jika sedang ada tugas dinas di luar,” imbuhnya (kpugresik/iga)