Berita Terkini

KPU Kabupaten Gresik hadiri Pelatihan Tata Cara Sosialisasi

Sidoarjo, kab-Gresik.kpu.go.id -  Sabtu-Minggu (29-30/06) KPU Kabupaten Gresik hadiri Pelatihan Tata Cara Sosialisasi Mempedomani Petunjuk Teknis Sesuai Surat Keputusan KPU Nomor 620 Tahun 2024. Bertempat di hotel Luminor, Jalan Pahlawan Kabupaten Sidoajo, acara dimulai tepat pukul 13.00 WIB hingga selesai. Rakor tersebut turut mengundang 38 Kab/Kota se-Jawa Timur, terdiri dari Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Sekretaris dan Kasubag Tekmas. Turut hadir perwakilan dari KPU Kabupaten Gresik, Ketua Sosdiklih, Parmas dan SDM Kholyatul Mudznibah, Sekretaris Dedeng Harianto dan Kasubag Tekmas S. Agung Nugroho. Bahasan dalam pelatihan diantaranya Keputusan KPU Nomor 620 Tahun 2024 Tentang Pedoman Teknis Sosialisasi dan Pendidikan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Serta mengenai rencana kegiatan kirab maskot Pilkada Tahun 2024 KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim Nur Salam dalam arahannya berharap para peserta bisa memahami pedoman teknis sosialisasi dan pendidikan pemilih ini. "Dan juga KPU Kab/kota dapat menyusun strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih sesuai dengan kondisi wilayah dan kearifan lokal daerahnya masing-masing", ujar Salam. Ketua SDM dan Litbang Eka Wisnu Wardhana dalam arahannya menyampaikan, apresiasi untuk Kab/Kota sudah semua melaksanakan tahapan Rekrutmen Pantarlih, mulai seleksi, pengumuman, pelantikan, apel pantarlih hingga pembekalan dan bimtek Pantarlih. "Kami rasa dalam proses tersebut banyak segala dinamika yang ada mulai dari rompi, topi ataupun stiker ataupun dinamika yang lain dilapang," pungkas Wisnu. (Ag)

Kukuhkan 54 Orang Sekretariat PPK, KPU Gresik Siap Hadapi Tahapan Pilkada 2024

KPU Kabupaten Gresik resmi mengukuhkan 54 orang sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Gresik Tahun 2024 yang ditandai dengan penandatanganan pakta integritas dilanjutkan dengan orientasi tugas oleh KPU Kabupaten Gresik. Pada Kamis, (27/06) bertempat di Hotel KHAS Gresik.  Ketua KPU Kabupaten Gresik Akhmad Taufik, dalam sambutannya menyampaikan "Selamat kepada 54 orang sekretariat PPK dari 18 Kecamatan yang baru saja dilantik, dengan pengukuhan ini maka sekretariat PPK resmi menjadi bagian dari penyelenggara Pilkada" Tuturnya.  Setelah acara penandatanganan selesai acara dilanjutkan dengan orientasi tugas dengan materi pertama terkait Kedudukan dan Susunan Sekretariat PPK oleh Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, materi kedua yaitu Kode Etik dan Kode Perilaku Penyelenggara oleh Divisi Hukum Pengawasan dan materi ketiga Pelaksanaan Anggaran Belanja Tahapan Pemilihan Dan Tata Naskah Dinas oleh Sekretaris KPU Kabupaten Gresik.  Turut hadir dan memberikan materi pada orientasi tugas, Ketua KPU Kabupaten Gresik Akhmad Taufik beserta anggota KPU Kabupaten Gresik Kholyatul Muznibah, Ahmad Bashiron, Zuhri Firdaus, dan Andri Agus Susilo beserta sekretaris KPU Kabupaten Gresik Dedeng Haryanto beserta Camat se-Kabupaten Gresik.

Pastikan Pantarlih Sudah Laksanakan Coklit, KPU Gresik Lakukan Monitoring

KPU Kabupaten Gresik melakukan monitoring pencocokan dan penelitian data pemilih (coklit) Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP/Pantarlih) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Bupati dan Wakil Bupati Gresik Tahun 2024 pada Rabu (26/06/2024) di beberapa TPS wilayah kerja Pantarlih. Perlu juga diketahui, apa itu coklit? Coklit adalah salah satu kegiatan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan Petugas Pantarlih dengan menemui pemilih secara langsung dari rumah ke rumah oleh tiap petugas di wilayah kerja petugas Pantarlih. Berkas yang harus disiapkan oleh warga adalah Kartu Keluarga (KK) dan E-KTP sebagai bahan data oleh petugas. Pemutakhiran Data Pemilih dimulai sejak tanggal  24 Juni 2024  hingga 25 Juli 2024. Kepala Subbagian Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Gresik Maksun, menyampaikan "kegiatan monitoring coklit ini kita lakukan untuk memastikan alat kerja petugas Pantarlih sudah terdistribusi semua serta memantau perkembangan petugas Pantarlih dalam melakukan coklit yang dilakukan petugas Pantarlih menggunakan aplikasi E-Coklit" ujar Maksun. Dari hasil monitoring tersebut, alat kerja petugas Pantarlih seperti rompi Pantarlih, topi, id card Pantarlih, pin, dan buku kerja Pantarlih, ATK dan Formulir Model-A sudah terdistribusi semua. Untuk sinkronisasi data dengan aplikasi E-Coklit masih banyak petugas Pantarlih yang belum melakukan sinkronisasi.  Farhan petugas Pantarlih dari TPS 005 Desa Menganti, Kecamatan Menganti mengungkapkan mengalami kendala saat akan login pada aplikasi E-Coklit dan mengaku bahwa aplikasi sering error. Namun, hal ini terjadi hanya beberapa saat dan sudah dapat teratasi. Petugas Pantarlih harus melakukan tugasnya dengan teliti dan hati-hati agar setiap hak pilih mendapatkan pengakuan dan bisa disalurkan dengan baik pada Pilkada Serentak 2024 yang akan datang. 

Gebyar Coklit Satu Juta Pemilih, KPU Jatim Adakan Apel Kesiapan Petugas Pantarlih

KPU Provinsi Jawa Timur menggelar Apel Kesiapan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Wali Kota dan Wakil Wali KotaTahun 2024 di Lapangan Graha Kartini Gresik, Senin (24/6/2024). Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi, dalam sambutannya menyampaikan salah satu prinsip dan prasyarat terselenggaranya Pemilihan yang demokratis adalah warga negara yang terdaftar sebagai Pemilih tanpa diskriminasi. Dengan demikian, tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih menjadi tahapan yang sangat krusial. Keberadaan dan peran Pantarlihpun menjadi sangat strategis. Sebab, kinerja Pantarlih akan berpengaruh pada akurasi, kemutakhiran dan kualitas Daftar Pemilih. Hari ini, tepat hari pertama masa pencocokan dan penelitian (coklit), KPU Provinsi Jawa Timur mengambil peran dalam menyukseskan coklit Pilkada 2024 dengan “Gebyar Coklit Satu Juta Pemilih”.  Gebyar Coklit Satu Juta Pemilih melibatkan seluruh stakeholder se-Jawa Timur, meliputi 7 Komisioner di tingkat provinsi, 190 Komisioner di tingkat kabupaten/kota, 3.330 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), 25.482 Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta 116.692 Pantarlih. Jika semua bergerak, maka dengan target 1 orang Pantarlih men-coklit 10 Pemilih di hari pertama, maka akan ada 1.166.820 Pemilih yang akan di-coklit secara serentak pada 24 Juni 2024.  Sebagai bentuk apresiasi dalam kegiatan tersebut, KPU Provinsi Jawa Timur mengajukan Rekor Sebagai Penyelenggara Coklit Satu Juta Pemilih di hari pertama masa coklit dari Museum Rekor Indonesia (MURI).  “Semoga hal ini dapat menjadi pelecut semangat bagi Pantarlih untuk segera menyelesaikan tugas dan memastikan hak konstitusional warga dalam Pemilihan” Ujar Aang.

Dihadiri Ribuan Jamaah, KPU Gresik Bersholawat Sukses Besar

Mengemas acara Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2024 dengan sholawatan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik sukses besar mendatangkan ribuan orang di Lapangan Sunan Giri Manyar, Gresik, Jum'at (7/6/2024). Penampilan dua vokalis sholawat kondang, yakni Gus Azmi dan Cak Fandi, yang diriingi Grup Banjari Ahbabul Musthofa, berhasil memikau ribuan orang untuk menikmati lantunan sholawat selama berjam-jam. "Semoga dengan barokahnya sholawat dan maulid yang kita baca hari ini, Pilkada Gresik 2024 diberikan kelancaran, kebarokahan, dan kemanfaatan oleh Allah Swt," ujar Gus Azmi dari atas panggung. Terlebih, Gus Azmi juga mendoakan agar Kabupaten Gresik senantiasa dijaga oleh Allah Swt, disyafaati Rosulullah, serta menjadi kabupaten yang baldatun thoyyibatun wa robbul ghofur, yang disauti amin oleh ribuan jamaah. Tak ketinggalan, Cak Fandi juga menyerukan agar masyarakat Kabupaten Gresik, menyambut Pilkada 2024 dengan aktif, dengan mengajak jamaah meneriakkan jingle Pilkada Gresik 2024. "Pemilih Hebat, Gresik Bermartabat," ucap Cak Fandi. Kemudian, Makmun Komisioner KPU Gresik yang membidangi sosialisasi mengatakan, bahwa KPU punya ambisi agar Pilkada ini menjadi milik semua lapisan masyarakat Gresik. "KPU sengaja menyelenggarakan peluncuran ini, dengan bentuk KPU Bersholawat, supaya mendekatkan Pilkada ini kepada masyarakat Gresik, karena memang mayoritas masyarakat Gresik gemar bersholawat," jelas Makmun. Sementara itu, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat  Gresik, yang telah menyukseskan Pemilu 2024 yang lalu, yang terlaksana secara damai dan kondusif. "Tingkat partisipasi pemilih Kabupaten Gresik pada Pemilu 2024 yang lalu, mencapai 88%, harapan kita, kesuksesan ini terus berlanjut di Pilkada 2024 besok," ujar Roni. Roni melanjutkan, bahwa pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gresik akan dibuka pada tanggal 27 s/d 29 Agustus 2024. "Siapapun yang akan mencalonkan, mari kita pilih calon yang berkualitas, sebagaimana tagline Pilkada Gresik 2024 ini, yaitu Pemilih Hebat Gresik Bermartabat," pungkas Roni. Selain peluncuran Pilkada Gresik 2024, KPU Kabupaten Gresik juga melaunching Maskot yaitu Cak Rusban, terinspirasi dari Rusa Bawean, yang merupakan hewan asli Pulau Bawean Gresik, serta launching Jingle yang berjudul Pemilih Hebat, Gresik Bermartabat.

KPU Gresik Lakukan Tes Tulis Calon PPS Serentak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik terus melakukan tahapan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Gresik tahun 2024. Salah satu yang dilakukan adalah membentuk badan adhoc ditingkat desa, yaitu Panitia Pemungutan Suara (PPS), yang pada hari ini dilakukan tes seleksi tertulis calon PPS secara serentak se-Kabupaten Gresik. "Tes tulis calon PPS ini diikuti sebanyak 2.206 orang, dan dilakukan di masing-masing kantor Kecamatan," jelas Makmun, saat melakukan monitoring di Pendopo Kecamatan Manyar, Jum'at (17/5/2024). Lebih lanjut, Komisioner KPU Gresik Devisi Sosialisasi dan SDM menyampaikan, bahwa tes tulis ini dilakukan dengan sistem lembar soal acak. "Jadi agar kondusif, kita sediakan 4 model soal acak yang berbeda, jadi kita jamin antar peserta tidak saling mencontoh," jelas Makmun. Ia menambahkan, selain pelaksanaan tes tulis calon PPS, saat ini KPU Gresik juga masih membuka tanggapan dan masukan masyarakat untuk calon PPS, sejak 13 Mei sampai 20 Mei 2024.